Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh, warga FISIPOL~
Apa kabar? Semoga semangat kita menyambut Ramadhan tetap bertahan yaa, di tengah-tengah Minggu (yang belum tentu) Tenang ini. Termasuk semangat untuk BISA I’TIKAF tahun ini.

Yup. Melanjutkan salah satu #RamadhanGoals kita sebelumnya (meraih malam Lailatul Qadar), cara terampuh untuk mentjidoek malam 1000 bulan tersebut ialah dengan ber-I’TIKAF di 10 HARI TERAKHIR Ramadhan.

Apa? Masih belum tau apa itu I’tikaf?
Tahun 1 4 3 8 HIJRIYYAH lho gais, 2 0 1 7 ; harusnya mahasiswa masa kini udah tau dong apa itu i’tikaf~

Secara bahasa, i’tikaf punya arti ‘berdiam’. Maknanya, kita berdiam diri selama 10 hari terakhir Ramadhan, dan menyibukkan diri dengan beribadah dan kegiatan bermanfaat lainnya. Bisa dengan memperbanyak sholat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, mengikuti pengajian, dan kegiatan bermanfaat lain… di dalam masjid.

“Nabi -shallallahu ’alahi wa sallam- biasa beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau wafat. Sepeninggal beliau, istri-istri beliau pun beri’tikaf” (HR. Bukhari no.2026, Muslim no.1172)

Secara ringkas, amalan sunnah bulan Ramadhan ini dilaksanakan selama 10 hari PENUH – dari pagi sampe pagi lagi – dengan batas minimal sehari semalam (menurut pendapat ulama yang terkuat). Dalam ber-i’tikaf, sangat dianjurkan untuk meninggalkan hal-hal yang dirasa tidak bermanfaat. Jangan lupa, i’tikafmu bisa BATAL kalo kamu keluar dari masjid tanpa alasan yang benar-benar penting, misalnya jalan-jalan keluyuran gitu 😀

KUY kita TJIDOEK malam Lailatul Qadar dengan memanfaatkan kesempatan 10 hari terakhir puasa kita untuk i’tikaf! Siapa tau umur kita udah di ujung, sayang kan kalo kesempatan senilai lebih dari tambang Freeport ini disia-siakan?

Oh ya, SUDAH HA MIN LIMA! Akhir pekan besok sudah masuk waktu Ramadhan! ARE YOU READY?

 

Referensi:
https://almanhaj.or.id/1146-i-t-i-k-a-f-berdiam-diri.html
https://kangaswad.wordpress.com/2010/08/31/serba-serbi-itikaf

_____________
RAMADHAN DI FISIPOL 1438 H
“Ayo Lari, Kobarkan Api Ukhuwah, Tebarkan Sampai Akhir Ramadhan”
#RDF1438AlKautsar #MenujuRamadhandiFISIPOL #AyoSambutOjoSambat

(Post asli ditulis di media sosial JMF UGM pada H-5 Ramadhan, dengan sedikit pengubahan)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *